Beda

Aku dan kamu itu berbeda.

Bahkan di detik ini tampak jelas apa yang tidak kumiliki yang aku tahu itu menjadi sesuatu yang kamu cari.

Kamu ke kanan. Aku ke kiri.

Kamu genggam A. Kugenggam Z.

Beda.

Jauh.

Lalu bagaimana aku dan kamu akan bertemu?

Harapku kita bertemu.

Tapi harapmu, siapa yang tahu?

Aku bertanya, sudah pantaskah aku?

Akankah suatu hari kutemukan titik temu untuk kita?

Adakah persimpangan di depan sana?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bell’s Palsy: When I lost and find my own smile

Pillow Talk: Lukamu Tak Hanya Punyamu

Mencintai dengan Normal