Dia Yang Ajariku Tawa
"Boleh pinjam spidolnya?" aku menoleh saat merasa pertanyaan itu tertuju untukku. Seorang gadis bermata sipit dan semakin sipit karena ia tersenyum kepadaku. "Mmm... Boleh." aku menyodorkan spidol milikku yang sedari tadi menganggur ke arahnya. Setelah ia menerimanya, dia menuliskan 'Hanami Aulia' di papan namanya lalu menggambar sedikit hiasan di sekitarnya. Tampaknya ia orang yang berseni. "Nama lo Hanami? Lucu banget." kataku antusias. "Lucu? Ketawa dong."awalnya aku hanya terkekeh tapi lama kelamaan tawa kami meledak. I...