Postingan

Menampilkan postingan dari 2013

Dewi Thetis-ku

Menikmati gelapnya langit malam di atas kotak besi beroda empat. Aku melirik jam tangan yang melingkar di pergelangan tangan, pukul tiga dini hari. Tadi mobil berangkat pukul sembilan malam dari Pare, artinya sudah empat jam perjalanan kulalui. Mataku memandang keluar jendela mobil. Tumbuhan setinggi pinggang orang dewasa yang entah apa namanya membentang luas tanpa batas di samping kanan jalan. “Tanaman apa ini mas?” tanyaku pada Mas Fajar, satu- satunya orang yang masih terjaga karena ialah yang duduk di belakang kemudi. “Tembakau.” jawabnya singkat. Aku mengangguk- angguk. Sementara di samping kiri jalan terhampar Laut Jawa yang aku pun bertanya di mana ujungnya. Puncak layar- layar perahu nelayan tampak mencuat di beberapa titik laut. Beberapa jam lagi para nelayan itu akan kembali ke daratan setelah semalaman meraup sumber daya laut sebagai mata pencaharian mereka. Dari sebuah papan iklan di salah satu warung di pinggir jalan, aku tahu sekarang mobil sudah berada di Situbo...

Mencintai atau Dicintai?

Gambar
Mencintai atau dicintai? Pertanyaan ini pernah saya lihat di salah satu aplikasi bernama ask.fm Pikiran saya langsung meliar. Kebanyakan orang yang ditanya seperti itu akan memilih "dicintai". Lagipula siapa orang di dunia ini yang tidak ingin dicintai? Tapi bagi saya dan beberapa orang lain mungkin "mencintai" pilihan yang lebih baik. Kenapa? Saat "dicintai" kamu hanya akan merasakan dua hal. Suka dan tidak suka. Kamu akan tidak suka jika kamu "dicintai" oleh seseorang yang tidak sesuai pilihanmu. Lalu sebaliknya kamu akan suka jika kamu "dicintai" oleh seseorang yang kamu pun memiliki rasa yang sama dengan orang itu, apalagi orang itu adalah tipe kamu. Bagaimana jika kamu "mencintai"? Jutaan rasa bisa kamu rasakan secara bersamaan saat kamu "mencintai" Apa saja? Bahagia, sedih, cemburu, salah tingkah, rindu. Kamu akan selalu bahagia jika kamu mencintai seseorang dan orang itu selalu berada di dekatmu. Lalu k...

Dia Yang Ajariku Tawa

Gambar
                "Boleh pinjam spidolnya?" aku menoleh saat merasa pertanyaan itu tertuju untukku. Seorang gadis bermata sipit dan semakin sipit karena ia tersenyum kepadaku.                 "Mmm... Boleh." aku menyodorkan spidol milikku yang sedari tadi menganggur ke arahnya. Setelah ia menerimanya, dia menuliskan 'Hanami Aulia' di papan namanya lalu menggambar sedikit hiasan di sekitarnya. Tampaknya ia orang yang berseni.                 "Nama lo Hanami? Lucu banget." kataku antusias.                 "Lucu? Ketawa dong."awalnya aku hanya terkekeh tapi lama kelamaan tawa kami meledak.                 I...

Kakaktua Dalam Kandang

Gambar
Beberapa hari yang lalu tepatnya tanggal 11 Agustus 2013 saya pergi rekreasi ke Bogor dengan keluarga. Kami sempat menginap di salah satu penginapan di sekitar daerah menuju Gunung Salak. Nah, postingan saya kali ini bukan tentang rekreasinya, tapi tentang apa yang saya dapatkan di sana. Apakah itu? Dilihat dari gambar di atas, ya benar, saya menemukan seekor burung kakaktua. Memang ada apa? Sebelumnya saya ingin sharing, kalau saya itu ketika melihat atau mendengar segala hal tentang hewan akan sangat sensitif. Jadi awalnya saya sangat kasihan melihat burung kakaktua itu hidup sendiri di dalam kandang sempit yang kira- kira luasnya hanya 1x1 meter. Tidak bisa terbang bebas, makan pun di jadwal itu juga kalau sang pemilik ingat jadwalnya. Kenapa tega mengurung binatang seperti itu? Kenapa tidak dibiarkan terbang bebas? Namun tiba- tiba pikiran saya terbalik. Bagaimana kalau kita sebagai manusia berada di posisi sang kakaktua? Kita terkurung dalam kandang, sendiri, makan dijadwa...